Orang Yang Melanggar Peraturan Dianggap Sampah Tapi Orang Yang meninggalkan Teman Lebih Dari Sampah,
Cinta Tak Memandang Apa yang kita punya tapi cinta itu apa adanya dan cinta itu juga harus menerima apa adanya,,
kalau kita mau jadi orang sukses janganlah memikir mau jadi apa kelak dimasa depan fikirlah ilmu dahulu yang sedang kamu jalani hari dan pasti besok kelak kamu pasti jadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara kesatuan reoublik indonesia,,
Semua berawal dari sebuah mimpi dari mimpi itu kita bisa mewujudkan apa yang kita inginkan kelak dimasa depan
kata-kata bijak
Kata-Kata Indah
Kata-kata Mutiara yang indah
Wanita menangis bukan berarti lemah, karena terkadang mereka tak tau bagaimana cara mengatakan apa yg sedang mereka rasakan.
Mencintai mengajarkan kita tentang arti keberanian, dan dicintai mengajarkan kita tentang arti menghargai.
Hidup adalah buah perjuangan panjang, dan mati adalah buah perjuangan abadi.
Kelakukan kita terhadap kehidupan, menentukan sikap kehidupan terhadap kita
Seseorang tak akan pernah bisa mencintai Anda dengan tulus dan apa adanya, jika Anda selalu menyembunyikan kekurangan Anda darinya.
Diam Bukanlah kelemahan, jika di iringi dengan perbuatan dan hasil nyata.
Ada saat dimana kita harus berhenti sejenak, menoleh kebelakang, lalu bersyukur.
Cinta terbuat dari dua hati dan satu perasaan
“Terkadang kamu harus meninggalkan orang yang sangat kamu cintai, bukan
karena telah menyerah, tapi kamu telah lelah untuk berjuang sendirian”
“Cinta tidak memiliki apa yang ingin kamu dapatkan, tapi cinta memiliki semua yang ingin kamu berikan”
“Berhenti mencari seseorang yang pantas untuk dicinta, karena yang kamu butuhkan hanya kemampuan untuk tulus mencinta”
“Kesetiaan berarti ketulusan untuk tetap menyimpan satu nama dihati, lalu berjanji untuk tidak mengkhianati”
“Jika kita mencintai seseorang, maka maka kita akan senantiasa untuk mendoakannya meskipun dia tidak berada di sisi kita”
“Kita mungkin akan memberi tanpa mencintai, tapi kita tidak akan mencintai tanpa memberi”
“Tidak ada yang lebih kuat dari cinta yang tulus dari hati. Kamu harus
percaya untuk saling memahami, dan kamu harus memahami agar bisa saling
percaya”
''Cinta itu indah apabila kita teguhkan agama kita setinggi-tingginya''
“Jadilah seperti yang kami inginkan, karena kamu hanya memiliki satu
kehidupan dan satu kesempatan untuk menjadi yang kamu inginkan”
“Kesempurnaan akan dirasakan dengan ketulusan dan keikhlasan untuk menerima apa adanya”
“Kesempatan yang kecil seringkali menjadi permulaan untuk usaha yang besar”
“Terkadang kita sering tidak ingat tentang apa yang kita miliki, namun kita sering ingat apa yang orang lain miliki”
“Orang yang paling berkuasa adalah orang yang bisa menguasai dirinya sendiri”
“Setiap mata yang tertutup belum tentu ia tertidur dan setiap mata yang terbuka belum tentu ia melihat”
“Terkadang kamu harus diam dan menerima bahwa kamu telah berbuat salah, bukan karena kamu menyerah, tapi karena kamu dewasa”
“Jangan lihat apa yang telah kamu usahakan, tapio lihatlah apa yang belum kamu selesaikan”
Hidup ini kamu yg menjalani, kamu adalah penulis kisah hidupmu. Jangan biarkan orang lain yg menentukannya.
Biasanya, gurita berwarna kecoklatan, tetapi dapat berubah menjadi hijau atau biru ketika ia merasa ketakutan.
Bukanlah kesabaran jika masih ada batasnya, dan bukanlah keikhlasan jika masih merasa sakit hati.
Jangan berusaha jadi orang lain. Kamu terlahir karena sebuah alasan. Maksimalkan diri tuk capai kebahagiaanmu sendiri.
Apapun yang telah kalian dapatkan, syukuri dengan hati. Jangan pernah kalian kecewakan Sang Maha Pemberi.
pantun
Pantun Indah Paspeo
Pantun Untuk Pacar
Ada wanita yang rambutnya sebahu
ternyata dia seorang penjual jamu.
Hari ini kau harus tahu,
aku tak bisa hidup tanpa cintamu.
Gula pasir lebih manis gula jawa,
buah mahoni lebih pahit dari jamu.
Hatiku ini takkan mendua,
karena hati ini telah jadi milikmu.
Punya istri cuma satu,
dia malah seorang penjual jamu.
Aku ingin ungkapkan sesuatu,
yaitu aku ingin mendapatkan
cinta yang tulus darimu
Nasi uduk masih anget
Beli nye di pinggir jalan
Yang lagi duduk manis banget
Boleh ga kite kenalan
Beli kain warna nya merah
Dari kediri pake nya batik
Di godain jangan marah
Salah sendiri punya wajah cantik
Di pinggir kolam makan bubur
Jangan lupa pakai keripik
Dari semalem aye ga bisa tidur
Selalu teringat wajah mu yg cantik
Pohon sagu jatoh di tebang
Pohon duku di bikin sarang
Jangan ragu jangan bimbang
Cinta ku hanya untuk mu seorang
Paling cakep burung gelatik
Di atas awan terbang melayang
Emang banyak wanita cantik
Cuman ade yang abang sayang
Juragan pisau makan buah
Buah kotor kena tinta,
Jangan risau jangan gundah
Karena derita bumbu cinta
Mulanya duka kini menjadi lara
Teman tiada hanyalah sendu
Bila rindu mulai membara
Itulah tanda cinta berpadu
Anak bangsawan menjahit tabir
Sulam di tepi siku keluang
Benci tuan cuma di bibir
Dalam hati membara sayang
Anak ayam belajar berenang
Anak itik di paya bakau
Mulut menyebut hati terkenang
Rindukan adik jauh di rantau
Ada harta tidak terjaga
Ada peti tidak terkunci
Bahana cinta anak remaja
Sekejap kasih sekejap benci
Dinda cantik tinggi semampai
Dada bidang rambut mengurai
Putih melepak lembut gemulai
Kakanda melihat rasa terkulai
Walau banyak bunga di taman
Bunga mawar masih dikenang
Walau banyak kupunya teman
Dalam hatiku dinda seorang
Pohon selasih tumbuh melata
Tumbuh perdu jauh di sana
Sepasang kasih mabuk bercinta
Siang merindu malam merana
Tinggi-tinggi burung merbuk
Terbang melayang ke tanah rata
Hati teringat mulut menyebut
Wajah terbayang di depan mata
Hujan basah habis pun basah
Duduk sendiri tidak mengapa
Sudah lama kita berpisah
Baru kini kita berjumpa
Beribu melintas di depan mata
Rumput kuberantas habis rata
Burung serindik mematuk betik
Beribu melintas di depan mata
Hanyalah adik yang paling cantik
Beribu-ribu pohon beringin
hanya satu si pohon randu
saat malam terasa dingin
hanya wajahmu yang aku rindu
buah salak baru dipetik
buah dukuh buah delima
ada banyak wanita cantik
cuma kamu yg aku cinta
Barang itu adalah barang yang antik.
tadi penjual barang antik tersebut datang kesini bertamu.
Berjuta-juta wanita yang cantik
tiada wanita cantik selain dirimu.
Manusia dibagi menjadi dua jenis
serta ada yang muda dan ada yang tua
Kau hari ini tambak begitu manis,
sampai-sampai melebihi manisnya gula jawa.
buah salak baru dipetik
buah dukuh buah delima
ada banyak wanita cantik
cuma kamu yg aku cinta
saling berkunjung jumpa kerabat
Yang ditunggu pun kini telah datang
walau hujan hati terasa hangat
Wasiat Seorang Ibu Kepada Anak Perempuannya
Wasiat Seorang Ibu Kepada Anak Perempuannya dan nasehat indah untuk para wanita
Wasiat Seorang Ibu Kepada Anak Perempuannya
Anjuran Berwasiat Kepada Calon IsteriAnas mengatakan bahwasanya para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam jika mempersembahkan (menikahkan) anak perempuan kepada calon suaminya, mereka memerintahkan kepadanya untuk berkhidmat kepada suami dan senantiasa menjaga hak suami.
Pesan Bapak Kepada Anak Perempuannya Saat Pernikahan
Abdullah bin Ja’far bin Abu Thalib mewasiatkan anak perempuannya, seraya berkata, “Jauhilah olehmu perasaan cemburu, karena rasa cemburu adalah kunci jatuhnya thalak. Juga jauhilah olehmu banyak mengeluh, karena keluh kesah menimbulkan kemarahan, dan hendaklah kamu memakai celak mata karena itu adalah perhiasan yang paling indah dan wewangian yang paling harum”.
Pesan Ibu Kepada Anak Perempuannya
Diriwayatkan bahwa Asma binti Kharijah Al-Farzari berpesan kepada anak perempuannya disaat pernikahannya, “Sesungguhnya engkau telah keluar dari sarang yang engkau tempati menuju hamparan yang tidak engkau ketahui, juga menuju teman yang engkau belum merasa rukun dengannya. Oleh karena itu jadilah engkau sebagai bumi baginya, maka dia akan menjadi langit untukmu. Jadilah engkau hamparan baginya, niscaya ia akan menjadi tiang untukmu. Jadilah engkau hamba sahaya baginya, maka niscaya ia akan menjadi hamba untukmu. Janganlah engkau meremehkannya, karena niscaya dia akan membencimu dan janganlah menjauh darinya karena dia akan melupakanmu. Jika dia mendekat kepadamu maka dekatkanlah dirimu, dan jika dia menjauhimu maka menjauhlah darinya. Jagalah hidungnya, pendengarannya, dan matanya. Janganlah ia mencium sesuatu darimu kecuali wewangian dan janganlah ia melihatmu kecuali engkau dalam keadaan cantik. [1]
Pesan Amamah binti Harits Kepada Anak Perempuannya Saat Pernikahan.
Amamah bin Harits berpesan kepda anak perempuannya tatkala membawanya kepada calon suaminya, “Wahai anak perempuanku! Bahwasanya jika wasiat ditinggalkan karena suatu keistimewaan atau keturunan maka aku menjauh darimu. Akan tetapi wasiat merupakan pengingat bagi orang yang mulia dan bekal bagi orang yang berakal. Wahai anak perempuanku! Jika seorang perempuan merasa cukup terhadap suami lantaran kekayaan kedua orang tuanya dan hajat kedua orang tua kepadanya, maka aku adalah orang yang paling merasa cukup dari semua itu. Akan tetapi perempuan diciptakan untuk laki-laki dan laki-lakai diciptakan untuk perempuan. Oleh karena itu, wahai anak perempuanku! Jagalah sepuluh perkara ini.
Pertama dan kedua : Perlakuan dengan sifat qana’ah dan mu’asyarah melalui perhatian yang baik dan ta’at, karena pada qan’aah terdapat kebahagiaan qalbu, dan pada ketaatan terdapat keridhaan Tuhan.
Ketiga dan keempat : Buatlah janji dihadapannya dan beritrospeksilah dihadapannya. Jangan sampai ia memandang jelek dirimu, dan jangan sampai ia mencium darimu kecuali wewangian.
Kelima dan keenam : Perhatikanlah waktu makan dan tenangkanlah ia tatkala tidur, karena panas kelaparan sangat menjengkelkan dan gangguan tidur menjengkelkan.
Ketujuh dan kedelapan : Jagalah harta dan keluarganya. Dikarenakan kekuasaan dalam harta artinya pengaturan keuangan yang bagus, dan kekuasaan dalam keluarga artinya perlakuan yang baik.
Kesembilan dan kesepuluh : Jangan engkau sebarluaskan rahasianya, serta jangan engkau langgar peraturannya. Jika engkau menyebarluaskan rahasianya berarti engkau tidak menjaga kehormatannya. Jika engkau melanggar perintahnya berarti engkau merobek dadanya. [2]
Bahwasanya keagungan baginya yang paling besar adalah kemuliaan yang engkau persembahkan untuknya, dan kedamaian yang paling besar baginya adalah perlakuanmu yang paling baik. Ketahuilah, bahwasanya engkau tidak merasakan hal tersebut, sehingga engkau mempengaruhi keinginannya terhadap keinginanmu dan keridhaannya terhadap keridhaanmu (baik terhadap hal yang engkau sukai atau yang engkau benci). Jauhilah menampakkan kebahagiaan dihadapannya jika ia sedang risau, atau menampakkan kesedihan tatkala ia sedang gembira.
Tatkala Ibnu Al-Ahwash membawa anak perempuannya kepada amirul mukminin Ustman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu, dan orang tuanya telah memberinya nasihat, Ustman berkata, “Pondasi mana saja, bahwasanya engkau mengutamakan perempuan dari suku Quraisy, karena mereka adalah perempuan yang paling pandai memakai wewangian daripada engkau. Oleh karena itu perliharalah dua perkataan : Nikahlah dan pakailah wewangian dengan menggunakan air hingga wangimu seperti bau yang ditimpa air hujan.
Ummu Mu’ashirah menasihati anak perempuannya dengan nasihat sebagai berikut (sungguh aku membuatnya tersenyum bercampur sedih): Wahai anakku.. engkau menerima untuk menempuh hidup baru… kehidupan yang mana ibu dan bapakmu tidak mempunyai tempat di dalamnya, atau salah seorang dari saudaramu. Dalam kehidupan tersebut engkau menjadi teman bagi suamimu, yang tidak menginginkan seorangpun ikut campur dalam urusanmu, bahkan juga daging darahmu. Jadilah istri untuknya wahai anakku, dan jadilah ibu untuknya. Kemudian jadikanlah ia merasakan bahwa engkau adalah segala-galanya dalam kehidupannya, dan segala-galanya di dunia.
Ingatlah selalu bahwasanaya laki-laki anak-anak atau dewasa memiliki kata-kata manis yang lebih sedikit, yang dapat membahagiankannya. Janganlah engkau membuatnya berperasaan bahwa dia menikahimu menyebabkanmu merasa jauh dari keluarga dan sanak kerabatmu. Sesungguhnya perasaan ini sama dengan yang ia rasakan, karena dia juga meninggalkan rumah orang tuanya, dan keluarga karena dirimu. Tetapi perbedaan antara dia dan kamu adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan, dan perempuan selalu rindu kepada keluarga dan tempat ia dilahirkan, berkembang, besar dan menimba ilmu pengetahuan. Akan tetapi sebagai seorang isteri ia harus kembali kepada kehidupan baru. Dia harus membangun hidupnya bersama laki-laki yang menjadi suami dan perlindungannya, serta bapak dari anak-anaknya. Inilah duaniamu yang baru.
Wahai anakku, inilah kenyataan yang engkau hadapi dan inilah masa depanmu. Inilah keluargamu, dimana engkau dan suamimu bekerja sama dalam mengarungi bahtera rumah tannga. Adapun bapakmu, itu dulu. Sesungguhnya aku tidak memintamu untuk melupakan bapakmu, ibumu dan sanak saudaramu, karena mereka tidak akan melupakanmu selamanya wahai buah hatiku. Bagaimana mungkin seorang ibu melupakan buah hatinya. Akan tetapi aku memintamu untuk mencintai suamimu dan hidup bersamanya, dan engkau bahagia dengan kehidupan berumu bersamanya.
Seorang perempuan berwasiat kepada anak perempuannya, seraya berkata, “Wahai anakku, jangan kamu lupa dengan kebersihan badanmu, karena kebersihan badanmu menambah kecintaan suamimu padamu. Kebersihan rumahmu dapat melapangkan dadamu, memperbaiki hubunganmu, menyinari wajahmu sehingga menjadikanmu selalu cantik, dicintai, serta dimuliakan di sisi suamimu. Selain itu disenangi keluargamu, kerabatmu, para tamu, dan setiap orang yang melihat kebersihan badan dan rumah akan merasakan ketentraman dan kesenangan jiwa”.
[Disalin dari buku Risalah Ilal Arusain wa Fatawa Az-Zawaz wa Muasyaratu An-Nisaa, Edisi Indonesia Petunjuk Praktis dan Fatwa Pernikahan, Penulis Abu Abdurrahman Ash-Shahibi,Penerbit Najla Press]
_________
FooteNote
[1]. Ahkamu An-Nisa karangan Ibnu Al-Jauzi hal.79
[2]. Ahkamu An-Nisa karangan Ibnu Al-Jauzi hal.80
Assalamu ‘Alaik
اللهم صل وسلم وبارك عليه
۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰
۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰
السلام عليك زينالأنبيآء
Assalâmu ‘alaik Zainâl anbiyâ-i
Assalâmu ‘alaik Zainâl anbiyâ-i
السلام عليك أتقی الأتقيآء
Assalâmu ‘alaik Atqôl atqiyâ-i
Assalâmu ‘alaik Atqôl atqiyâ-i
السلام عليك أصفی الأصفيآء
Assalâmu ‘alaik Ashfâl ashfiyâ-i
Assalâmu ‘alaik Ashfâl ashfiyâ-i
السلام عليك أزگی الأزکيآء
Assalâmu ‘alaik Azkâl azkiyâ-i
Assalâmu ‘alaik Azkâl azkiyâ-i
السلام عليك من رب السمآء
Assalâmu ‘alaik min robbis-samâ-i
Assalâmu ‘alaik min robbis-samâ-i
السلام عليك دآئما بلا انقضآء
Assalâmu ‘alaik dâ-iman bilânqidlô-i
Assalâmu ‘alaik dâ-iman bilânqidlô-i
السلام عليك أحمد ياحبيبی
Assalaamu ‘alaik Ahmad Yâ habîbî
Assalaamu ‘alaik Ahmad Yâ habîbî
السلام عليك طه ياطبيبى
Assalaamu ‘alaik Thôhâ yâ thobîbî
Assalaamu ‘alaik Thôhâ yâ thobîbî
السلام عليك يا مسکی وطيبی
Assalaamu ‘alaik yâ miskî wa thîbî
Assalaamu ‘alaik yâ miskî wa thîbî
السلام عليك ياماحی الذنوب
Assalâmu ‘alaik yâ mâhîdz-dzunûbi
Assalâmu ‘alaik yâ mâhîdz-dzunûbi
السلام عليك ياعون الغريب
Assalâmu ‘alaik yâ ‘aunal ghorîbi
Assalâmu ‘alaik yâ ‘aunal ghorîbi
السلام عليك أحمد يا محمد
Assalaamu ‘alaik Ahmadu Yâ Muhammad
Assalaamu ‘alaik Ahmadu Yâ Muhammad
السلام عليك طه ياممجد
Assalâmu ‘alaik Thôhâ yâ mumajjad
Assalâmu ‘alaik Thôhâ yâ mumajjad
السلام عليك ياگهفا ومقصد
Assalâmu ‘alaik yâ kahfan wa maqshod
Assalâmu ‘alaik yâ kahfan wa maqshod
السلام عليك ياحسنا تفرد
Assalâmu ‘alaik yâ husnan tafarrod
Assalâmu ‘alaik yâ husnan tafarrod
السلام عليك يا جالی الکروب
Assalaamu ‘alaik yâ jâlil kurûbi
Assalaamu ‘alaik yâ jâlil kurûbi
السلام عليك ياخير الأنام
Assalâmu ‘alaik yâ khoirol anâmi
Assalâmu ‘alaik yâ khoirol anâmi
السلام عليك يابدر التمام
Assalaamu ‘alaik yâ badrot-tamâmi
Assalaamu ‘alaik yâ badrot-tamâmi
السلام عليك يانور الظلام
Assalaamu ‘alaik yâ nûrodh-dholâmi
Assalaamu ‘alaik yâ nûrodh-dholâmi
السلام عليك يا کل المرام
Assalâmu ‘alaik yâ kullal marômi
Assalâmu ‘alaik yâ kullal marômi
السلام عليك ياذاالمعجزات
Assalâmu ‘alaik yâ dzâl mu’jizâti
Assalâmu ‘alaik yâ dzâl mu’jizâti
السلام عليك ياذاالبينات
Assalâmu ‘alaik yâ dzâl bayyinâti
Assalâmu ‘alaik yâ dzâl bayyinâti
السلام عليك ياهادی الهداة
Assalâmu ‘alaik yâ Hâdîl Hudâti
Assalâmu ‘alaik yâ Hâdîl Hudâti
السلام عليك ياذخر العصاة
Assalâmu ‘alaik yâ dzukhrol ‘ushôti
Assalâmu ‘alaik yâ dzukhrol ‘ushôti
السلام عليك ياحسن الصفات
Assalâmu ‘alaik yâ hasanash-shifâti
Assalâmu ‘alaik yâ hasanash-shifâti
السلام عليك ياذا الموهبات
Assalâmu ‘alaik yâ dzâl mauhibâti
Assalâmu ‘alaik yâ dzâl mauhibâti
السلام عليك يارکن الصلاح
Assalâmu ‘alaik yâ ruknash-sholâhi
Assalâmu ‘alaik yâ ruknash-sholâhi
السلام عليك يارب السماح
Assalâmu ‘alaik yâ robbas-samâhi
Assalâmu ‘alaik yâ robbas-samâhi
السلام عليك يازين الملاح
Assalâmu ‘alaik yâ zainal milâhi
Assalâmu ‘alaik yâ zainal milâhi
السلام عليك ياداعی الفلاح
Assalâmu ‘alaik yâ dâ’îl falâhi
Assalâmu ‘alaik yâ dâ’îl falâhi
السلام عليك يانور الصباح
Assalâmu ‘alaik yâ nûrosh-shobâhi
Assalâmu ‘alaik yâ nûrosh-shobâhi
السلام عليك يا حي الفلاح
Assalâmu ‘alaik yâ hayyal falâhi
Assalâmu ‘alaik yâ hayyal falâhi
السلام عليك يا ضوء البصائر
Assalâmu ‘alaik yâ dlou-al bashô-iri
Assalâmu ‘alaik yâ dlou-al bashô-iri
السلام عليك ياعالی المفاخر
Assalâmu ‘alaik yâ ‘âlîl mafâkhir
Assalâmu ‘alaik yâ ‘âlîl mafâkhir
السلام عليك يا بحر الذخائر
Assalâmu ‘alaik yâ bahrodz-dzakhô-ir
Assalâmu ‘alaik yâ bahrodz-dzakhô-ir
السلام علی المقدم بالإمامة
Assalaamu ‘alâl muqoddami bil imâmah
Assalaamu ‘alâl muqoddami bil imâmah
السلام علی المشفع فی القيامه
Assalaamu ‘alâl musyaffa’i fil qiyâmah
Assalaamu ‘alâl musyaffa’i fil qiyâmah
السلام علی المظلل بالغمامة
Assalaamu ‘alâl mudhollali bil ghomâmah
Assalaamu ‘alâl mudhollali bil ghomâmah
السلام علی المتوج بالگرامة
Assalâmu ‘alâl mutawwaji bil karômah
Assalâmu ‘alâl mutawwaji bil karômah
السلام علی الخلاصة من تهامة
Assalâmu ‘alâl khulâshoti min tihâmah
Assalâmu ‘alâl khulâshoti min tihâmah
السلام علی المبشر بالسلامة
Assalaamu ‘alâl mubassyiri bissalâmah
Assalaamu ‘alâl mubassyiri bissalâmah
السلام علی محمد الرسول
Assalâmu ‘alâ Muhammadinir-rosûli
Assalâmu ‘alâ Muhammadinir-rosûli
السلام علی النبي أبی البتول
Assalâmu ‘alân-Nabiyyi Abîl batûli
Assalâmu ‘alân-Nabiyyi Abîl batûli
السلام عليك يا وجه الجميل
Assalâmu ‘alaika yâ wajhal jamîli
Assalâmu ‘alaika yâ wajhal jamîli
السلام علی الخليفة منك فينا
Assalâmu ‘alâl kholîfati minka fînâ
Assalâmu ‘alâl kholîfati minka fînâ
ابى بکر مبيد الجاحدينا
Abî Bakrin mubîdil jâhidînâ
Abî Bakrin mubîdil jâhidînâ
وگذا عمر ولي الصالحينا
Wa kadzâ ‘Umaru waliyyush-shôlihînâ
Wa kadzâ ‘Umaru waliyyush-shôlihînâ
وذی النورين رأس الناسکينا
Wa dzîn-nûroini ro,sin-nâsikînâ
Wa dzîn-nûroini ro,sin-nâsikînâ
وگذاك علی السامي يقينا
Wa kadzâka ‘Aliyyunis-sâmî yaqînâ
Wa kadzâka ‘Aliyyunis-sâmî yaqînâ
السلام علی أصحابك أجمعينا
Assalâmu ‘alâ ash-hâbika ajma’înâ
Assalâmu ‘alâ ash-hâbika ajma’înâ
وگذا الحسنين خير العاملينا
Wa kadzâl hasanaini khoiril ‘âmilînâ
Wa kadzâl hasanaini khoiril ‘âmilînâ
وألك کلهم والتابعينا
Wa âlika kullihim wattâbi’înâ
Wa âlika kullihim wattâbi’înâ
وتابعهم وتابع التابعينا
Wa tâbi’ihim wa tâbi’it-tâbi’înâassalam
Wa tâbi’ihim wa tâbi’it-tâbi’înâassalam
Anta Nuskhotul Akwan
أنت نسخة الأکوان ۰۞۰ فيك صنعة الرحمن
Anta nuskhotul akwân ~ Fîka shun’atur-rohmân
واجمع سورالقرأن ۰۞۰ باسم الله باسم الله
Wajma’ suwarol Qur’ân ~ Bismillâh bismillâh
يمم نحونا وانحوا ۰۞۰ واشرب صاح لاتصح
Yammim nahwanâ wan-hû ~ Wasyrob shôha lâ tash-hu
ثم من الحشی فامحوا ۰۞۰ غيرالله غيرالله
Tsumma minal hasyâ fam-hû ~ Ghoirollâh ghoirollâh
نحن ربنا نذکر ۰۞۰ ثم غيره نهجر
Nahnu robbanâ nadzkur ~ Tsumma ghoirohu nahjur
ولحالنا تنظر ۰۞۰ عين الله عين الله
Walihâlinâ tandhur ~ ‘Ainallâh ‘ainallâh
صاح دعنی فی ذکری ۰۞۰ فاعذر فالهوی عذری
Shôhi da’nî fî dzikrî ~ Fa’dzur falhawâ ‘udzrî
أنا ليس فی سری ۰۞۰ إلا الله إلاالله
Ana laisa fî sirrî ~ Illallâh illallâh
==== === === === ====
Anta nuskhotul akwân ~ Fîka shun’atur-rohmân
Wajma’ suwarol Qur’ân ~ Bismillâh (Allah Allah) bismillâh..
Wahai Rasulullah, engkau laksana qur’an, sebuah kitab yang begitu sempurna, di dalammu terkandung ayat ayat Allah, Tuhan yang maha Pengasih
Dalam dirimu terkumpul tanda tanda kemuliaan Alqur’an dalam Lafadz Bismillah..
Yammim nahwanâ wan-hû ~ Wasyrob shôha lâ tash-hu
Tsumma minal hasyâ fam-hû ~ Ghoirollâh (Allah Allah) ghoirollâh…
Wahai Allah, menghadaplah kepada kami, wahai kawan mabuklah (bercinta dengan Allah), dan janganlah sadar dari mabukmu itu
Kosongkanlah hatimu dan isilah hatimu itu dengan dzikrullah, jangan ada dalam hatimu selain Allah
Shôhi da’nî fî dzikrî ~ Fa’dzur falhawâ ‘udzrii
Ana laisa fî sirrî ~ Illallâh (Allah Allah) illallâh…
Tinggalkanlah aku dlm untaian dzikir ini
Alasanku smua ini karena cintaku yang begitu besar kepada Mu
Semua ini tidaklah lagi aku sembunyikan semua ini aku lakukan semata mata hanya karena Allah..
Anta nuskhotul akwân ~ Fîka shun’atur-rohmân
واجمع سورالقرأن ۰۞۰ باسم الله باسم الله
Wajma’ suwarol Qur’ân ~ Bismillâh bismillâh
يمم نحونا وانحوا ۰۞۰ واشرب صاح لاتصح
Yammim nahwanâ wan-hû ~ Wasyrob shôha lâ tash-hu
ثم من الحشی فامحوا ۰۞۰ غيرالله غيرالله
Tsumma minal hasyâ fam-hû ~ Ghoirollâh ghoirollâh
نحن ربنا نذکر ۰۞۰ ثم غيره نهجر
Nahnu robbanâ nadzkur ~ Tsumma ghoirohu nahjur
ولحالنا تنظر ۰۞۰ عين الله عين الله
Walihâlinâ tandhur ~ ‘Ainallâh ‘ainallâh
صاح دعنی فی ذکری ۰۞۰ فاعذر فالهوی عذری
Shôhi da’nî fî dzikrî ~ Fa’dzur falhawâ ‘udzrî
أنا ليس فی سری ۰۞۰ إلا الله إلاالله
Ana laisa fî sirrî ~ Illallâh illallâh
==== === === === ====
Anta nuskhotul akwân ~ Fîka shun’atur-rohmân
Wajma’ suwarol Qur’ân ~ Bismillâh (Allah Allah) bismillâh..
Wahai Rasulullah, engkau laksana qur’an, sebuah kitab yang begitu sempurna, di dalammu terkandung ayat ayat Allah, Tuhan yang maha Pengasih
Dalam dirimu terkumpul tanda tanda kemuliaan Alqur’an dalam Lafadz Bismillah..
Yammim nahwanâ wan-hû ~ Wasyrob shôha lâ tash-hu
Tsumma minal hasyâ fam-hû ~ Ghoirollâh (Allah Allah) ghoirollâh…
Wahai Allah, menghadaplah kepada kami, wahai kawan mabuklah (bercinta dengan Allah), dan janganlah sadar dari mabukmu itu
Kosongkanlah hatimu dan isilah hatimu itu dengan dzikrullah, jangan ada dalam hatimu selain Allah
Shôhi da’nî fî dzikrî ~ Fa’dzur falhawâ ‘udzrii
Ana laisa fî sirrî ~ Illallâh (Allah Allah) illallâh…
Tinggalkanlah aku dlm untaian dzikir ini
Alasanku smua ini karena cintaku yang begitu besar kepada Mu
Semua ini tidaklah lagi aku sembunyikan semua ini aku lakukan semata mata hanya karena Allah..
Al-Madad
“Semua Nabi memohon permohonan, atau
semua nabi mempunyai doa yang ketika mereka berdoa dikabulkan, maka
kujadikan doaku adalah syafaat untuk ummatku di hari kiamat” (Shahih
Bukhari)
Subhanallah, bagaimana nabi kita Muhammad
shallallahu ‘alaihi wasallam yang mengatakan bahwa seluruh nabi
mempunyai doa, dan setiap doa mereka telah dikabulkan, namun beliau
shallallahu ‘alaihi wasallam menahan doanya untuk memberi syafaat kepada
ummatnya di hari kiamat, syafaat untuk para pendosa, syafaat untuk
orang-orang yang banyak melakukan maksiat kepada Allah, demikian dalam
cinta sang nabi kepada ummatnya, Mudah mudahan kita semua kebagian
syafa’atnya Rosulullah Saw, Aamiin ya Robbal ‘alamiin.
هذه القصيدة المدد
Qosidah Al-Madad (Berilah aku pertolongan)
Qosidah Al-Madad (Berilah aku pertolongan)
المدد ، المداد ، المدد يا رسول الله
Almadad Almadâd , Almadad yâ Rosûlallâh
Almadad Almadâd , Almadad yâ Rosûlallâh
المدد ، المداد، المدد ياحبيب الله
Almadad Almadâd , Almadad yâ habîballâh
Almadad Almadâd , Almadad yâ habîballâh
رب فاجعل مجتمعنا ، غايته حسن الختام
Robbi faj’al mujtama’nâ ghôyatuh husnul khitâmi
Robbi faj’al mujtama’nâ ghôyatuh husnul khitâmi
واعطنا ما قد سألنا ، من عطاياك الجسام
Wa’thinâ mâ qod sa-alnâ min ‘athôyâ kal jisâmi
Wa’thinâ mâ qod sa-alnâ min ‘athôyâ kal jisâmi
واکرم الأرواح منا ، بلقاء خير الأنام
Wakrimil arwâha minnâ biliqô-i khoiril anâmi
Wakrimil arwâha minnâ biliqô-i khoiril anâmi
وابلغ المختار عنا ، من صلاة وسلام
Wablighil mukhtâro ‘annâ min sholâti wa salâmi
Wablighil mukhtâro ‘annâ min sholâti wa salâmi
مدد مدد مدد ، مدد يارسول الله
Madad Madad Madad , Madad Yâ Rosûlallâh
Madad Madad Madad , Madad Yâ Rosûlallâh
مدد مدد مدد ، مدد ياحبيب الله
Madad Madad Madad , Madad Yâ habîballâh
Madad Madad Madad , Madad Yâ habîballâh
سيدي صاحب الحضرة ، اکرمنا منك بنظرة
Sîdî shôhibal hadlroh akrimnâ minka binadhroh
Sîdî shôhibal hadlroh akrimnâ minka binadhroh
سيدي يا أبا الزهراء ، والقاسم وعبد الله
Sîdî yâ Abâz Zahrô’ wal Qôsim wa ‘Abdillâh
Sîdî yâ Abâz Zahrô’ wal Qôsim wa ‘Abdillâh
سيدي أنت المختار ، بمدحك تجلی الاکدار
Sîdî antal mukhtâr bimad-hik tajlâl akdâr
Sîdî antal mukhtâr bimad-hik tajlâl akdâr
سيدی أجرنا من النار ، بجاهك يا رسول الله
Sîdî ajirnâ minan-nâr bijâhik yâ Rosûlallâh
Sîdî ajirnâ minan-nâr bijâhik yâ Rosûlallâh
سيدی انت الحبيب ، بذکرك قلبی يطيب
Sîdî antal habîb bidzikrika qolbî yathîb
Sîdî antal habîb bidzikrika qolbî yathîb
سيدی حاشا يخيب ، من لاذ برسول الله
Sîdî hâsyâ yakhîb man lâdza birosûlillâh
Sîdî hâsyâ yakhîb man lâdza birosûlillâh
يا رب بهم وبآلهم ، عجل بالنصر وبالفرج
Yâ robbi bihim wa bi ãlihimi ‘ajjil binnashri wa bilfaroji
Yâ robbi bihim wa bi ãlihimi ‘ajjil binnashri wa bilfaroji
Langganan:
Postingan
(
Atom
)